Wajibkah kita Mengembalikan Persembahan Persepuluhan? (bag.2)

Sabtu, 04 Juni 2016

administrator

Dibaca: 1666 kali

Oleh : Pdt. Theo R. Barahama

III. PENERAPAN PERSEPULUHAN MASA KINI
Sekalipun di Perjanjian Baru tidak ada lagi pelayanan keimaman seperti yang dilakukan oleh bani Lewi tetapi Tuhan telah menetapkan "bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil" (1 Kor.9:14). Bukankah bani Lewi menerima persembahan persepuluhan sebagai balas dari pekerjaan mereka di Kemah Pertemuan? Perhatikanlah "benang merah"antara jaminan hidup untuk bani Lewi dengan apa yang dikatakan Paulus di atas, maupun ayat-ayat firman Tuhan di bawah ini :

9:7 Siapakah yang pernah turut dalam peperangan atas biayanya sendiri? Siapakah yang menanami kebun anggur dan tidak memakan buahnya? Atau siapakah yang menggembalakan kawanan domba dan yang tidak minum susu domba itu?

9:8 Apa yang kukatakan ini bukanlah hanya pikiran manusia saja. Bukankah hukum Taurat juga berkata-kata demikian? 9:9 Sebab dalam hukum Musa ada tertulis: "Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik!" Lembukah yang Allah perhatikan? 9:10 Atau kitakah yang Ia maksudkan? Ya, untuk kitalah hal ini ditulis, yaitu pembajak harus membajak dalam pengharapan dan pengirik harus mengirik dalam pengharapan untuk memperoleh bagiannya.

9:11 Jadi, jika kami telah menaburkan benih rohani bagi kamu, berlebih-lebihankah, kalau kami menuai hasil duniawi dari pada kamu? 1 Kor.9:7-11

Jadi praktik persepuluhan masih relevan untuk diterapkan dalam gereja Tuhan saat ini, karena :

1. PRAKTIK PERSEPULUHAN SESUNGGUHNYA ADALAH PRAKTIK IMAN ATAS DASAR HUKUM YANG TERUTAMA "KASIHILAH TUHAN ALLAHMU DENGAN SEGENAP HATIMU" DAN "SESAMAMU MANUSIA SEPERTI DIRIMU SENDIRI".Bdk. Ul.26:12

Karena itu kita menerapkan pemberian persepuluhan bukan sebagai cara untuk beroleh berkat lebih banyak atau semacam pancingan tetapi sebagai wujud penghargaan dan penghormatan terhadap milik Tuhan serta ucapan syukur dan kontribusi orang percaya bagi pekerjaan Tuhan (Mal.3:10; Neh.13:10) sekaligus pengakuan bahwa segala berkat itu dari dan milik Tuhan.

2. SEBAGAI DUKUNGAN PENUH BAGI PEKERJAAN TUHAN
Berdasarkan tafsiran Kitab Maleakhi, dikatakan :"God must be served in the first place, and our quota must be contributed for the support of religion in the
place where we live, that's God's name may be sanctified." (Mattew Henry's Commentary On The Whole Bible, Volume 4, Isaiah to Malachi)

Artinya, Tuhan harus dilayani di tempat pertama, dan bagian kita adalah memberikan kontribusi untuk mendukung agama (gereja) tempat kita berada (berjemaat) di mana nama Tuhan diagungkan.

Jadi, dalam hal ini persembahan persepuluhan diberikan ke gereja lokal sebagai kontribusi jemaat untuk mendukung pelayanan gereja dan untuk kesejahteraan para pelayan Tuhan yang telah memberikan hidupnya untuk pelayanan rohani (1 Kor. 9: 6-14; 1 Tim.5:17-18).

MENGAPA DIBERIKAN KE GEREJA LOKAL?
1. Gereja lokal adalah basis wilayah kerja Allah, di mana Tuhan diam di tengah-tengah umatNya dan mau memakai gereja lokal untuk menjalankan misiNya di atas muka bumi. Misi ini butuh didukung oleh seluruh anggota jemaat, bukan hanya dengan doa, tetapi juga dukungan keuangan.

2. Berjemaat adalah pekerjaan Roh Kudus sendiri yang menuntun seseorang untuk dengan sukarela berkomitmen tertanam di dalam gereja lokal agar ia dapat dibentuk menjadi orang yang memiliki loyalitas kepada Tuhan dan tubuhNya yang nampak di dunia ini. Praktik memberikan persepuluhan adalah salah satu tanda dan bukti loyalitas kepada Tuhan melalui gerejaNya.

Satu hal yang perlu diperhatikan juga adalah, gereja lokal yang dimaksud adalah gereja yang meninggikan Kristus sebagai Tuhan, menjadikan firmanNya sebagai otoritas tertinggi dalam kehidupannya serta mentaati firmanNya sebagai cara terbaik untuk menghormati Dia.


BEBERAPA PENERIMA PERSEPULUHAN PADA GEREJA MASA KINI BERDASARKAN PERJANJIAN LAMA SEBAGAI REFERENSI ADALAH :
a. Penatua serta para pelayan Tuhan (gerejani) fulltime lainnya.
b. Janda-janda, yatim-piatu dan orang asing


3. SEBAGAI PENGAKUAN BAHWA TUHAN ADALAH PEMILIK DAN SUMBER BERKAT

Kita yang setia memberi persepuluhan harus menyadari bahwa kita bisa memberikan persembahan persepuluhan tersebut karena Allah sendiri telah memberkati kita. Sehingga kita dapat memberikan dengan rasa syukur dan iman kepada Tuhan atas berkat dan perlindungan yang telah dan akan diterima.

Pdt. Eka Darmaputera mengingatkan bahwa gereja Tuhan memberi persepuluhan bukan dengan motivasi untuk mendapatkan lebih banyak tetapi karena gereja Tuhan telah diberkati melimpah oleh Tuhan.

MEMBERI KEPADA TUHAN SELALU MERUPAKAN KEHORMATAN BAGI ORANG PERCAYA.

Khotbah Terkait

Kembali ke atas




Pokok Doa

- Terjadinya pertobatan dari bangsa kita dimulai dari Gereja-Nya.

- Agar Jemaat dikuatkan untuk mengambil kesempatan memberitakan nama Yesus dengan cara apapun yang Tuhan berikan di tengah keadaan yang sukar ini.

- Keselamatan dan perlindungan Tuhan atas orang-orang percaya

- Pemerintah Pusat dan Daerah, Dokter dan para medis yang sedang berjuang menangani pasien akibat Virus Corona

semua agenda

Agenda

Info

  • PERTEMUAN KOMSEL kembali aktif di minggu pertama Januari 2020 (tgl 5 - 11 Jan). Komsel-komsel bisa mengadakan kebersamaan dan evaluasi pribadi dalam pertemuan perdana ini

  • Telah lahir putri kedua dari keluarga Bp Johani dan Ibu Roma yang di beri nama Rhea Ivana pada hari Senin, 12 Maret 2018 di RS Resti Mulya.

  • Doa korporat 24 Jam jemaat diadakan dalam 1 bulan sekali di akhir bulan pada hari jumat. Diharapkan seluruh jemaat mengambil bagian waktu doa 1 jam dengan mengisi form jadwal doa yang diberikan.

  • Bagi Fastor Komsel,  form laporan pertemuan komsel dapat memintanya kepada Bpk. Jerimia Saputra dan setelah di isi mohon memberikan laporannya kembali.

  • Telah berpulang ke rumah Bapa di Surga Jemaat Tuhan Bpk M Rumapea dan Bpk MR Manik.

Polling

Apakah Saudara/i sudah belajar memulai membangun ibadah bersama di dalam keluarga?
Sudah
Belum

Lihat

Kontak Kami

GPdI Jemaat Ujung Menteng
Jalan Kelurahan Ujung Menteng no.18 RT015/RW001, Cakung,
Jakarta timur. Indonesia.

Telp/Fax : (021) 4611850

E-mail :
admin@gpdiujungmenteng.com

Statistik Pengunjung

000000


Pengunjung hari ini :
Total pengunjung : 380309
Hits hari ini :
Total Hits :
Pengunjung Online: